Skip to main content

follow us

Ini Dia kelebihan dan kekurangan menggunakan Ban Tubeless

Ban tubeless sudah mulai banyak digunakan di motor-motor baru.
Ban tubeless dinilai lebih kuat dan kalau ditambah cairan anti bocor akan lebih awet pemakaiannya.
Ada netizen yang sempat bertanya plus minus ban tubeless buat motor.
Cara perawatan ban tubeless biar awet dan enggak mudah rusak.
MotorPlus langsung kasih pencerahan seputar ban tubeless.
Sesuai namanya, ban tubeless itu artinya ban yang gak pake ban dalam.
Ban jenis ini hanya bisa dipakai pada motor yang menggunakan pelek palang atau pelek racing, bukan jari-jari (meski ada yang pernah mengakali pelek jari-jari bisa pakai ban tubeless).
Peleknya pun yang khusus untuk ban tubeless, karena konstruksi bagian pelek yang memegang bibir ban, berbeda dari pelek palang biasa buat ban konvensional.

Tapi, banyak juga yang mengaplikasi ban jenis ini pelek palang biasa.
Hanya saja, resikonya tekanan angin dalam ban mudah berkurang saat motor didiamkan lama, misalnya 2 sampai 3 hari ke atas.
Kelebihan pakai ban tubeless, ketika ban terkena paku di jalan, ban tidak langsung kempis.
Berbeda dari ban biasa (tubetype), begitu kena paku langsung kempis.
Untuk nambal ban tubeless juga gak ribet, gak perlu bongkar salah satu sisi ban dari pelek, kayak ban yang pakai ban dalam. Sehingga pelek aman dari lecet-lecet.
Kalau ngerti caranya, kita bisa nambal sendiri loh, gak perlu bawa ke tukang tambal ban.
Selain itu, kontur ban tubeless ini enak buat diajak berlari kencang atau manuver di tikungan.
Namun, karena ban ini punya lapisan karet dan serat baja yang lebih tebal, ban ini cenderung terasa keras ketika melewati jalan rusak. Harganya juga sedikit lebih mahal dari ban biasa.
Artikel ini sudah dimuat di Tabloid MOTOR Plus edisi 925 th 2016

sumber ucnews.id

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar